Artikel Terbaru

Mengenali Jenis-Jenis Udang

Semangat yang muncul saat memperingati World Food Day setiap tanggal 16 Oktober adalah semangat untuk menyajikan dan berbagi sajian sehat dan bergizi demi menghapus masalah kelaparan dan malnutrisi. 

Bahan yang kaya nutrisi seperti udang bisa jadi pilihan untuk sajian bergizi, terutama karena udang kaya kandungan seperti protein dan mineral. Selain itu, harga udang bervariasi, tergantung dari jenis dan ukurannya, sehingga sajian udang masih bisa dibuat dengan harga yang terjangkau. Untuk memilih jenis udang yang sesuai dengan hidangan yang akan Ibu siapkan, simak beberapa jenisnya berikut ini:

 

1. Udang Karang (Lobster)

Dari semua jenis udang, lobster memiliki kulit yang paling keras. Bentuk kepalanya juga tampak berduri dan sangat keras. Dengan ukurannya yang besar (bisa mencapai berat 2 kg) tidak heran kalau lobster identik dengan harga yang mahal. Udang karang biasanya memiliki kulit dengan berbagai warna, seperti cokelat, cokelat kemerahan, hijau, hitam kebiruan, merah, atau berbintik putih. Untuk membuat hidangan yang lezat, lobster bisa diolah dengan cara dibakar, digoreng, ataupun dipanggang. Tips memasak lobster bisa Ibu simak di laman ini.

 

2. Udang Galah

Udang galah merupakan udang air tawar yang berbentuk agak bulat dan berwarna hijau kecokelatan, hijau kebiruan, ataupun kuning kecokelatan. Capit udang galah sangat panjang dan kepalanya berukuran besar. Udang galah cocok menjadi bahan utama dalam resep udang yang lezat tanpa bahan pendamping lainnya, misalnya sajian udang panggang.

 

3. Udang Pancet (Tiger Shrimp)

Kulit udang pancet tebal dan keras serta berwarna hijau kebiruan dengan garis melintang berwarna gelap. Ada juga udang pancet yang berwarna kemerahan dengan garis melintang berwarna cokelat kemerahan. Udang pancet bisa digunakan dalam resep udang bakar, goreng, serta rebus, dan bisa disajikan bersama bahan pendamping lainnya.

 

4. Udang Dogol

Jenis udang ini berukuran tidak terlalu besar dan berwarna merah muda, sehingga sering disebut sebagai pink shrimp. Menyajikan udang dogol tidak sulit, karena Ibu hanya perlu menggorengnya untuk membuat sajian yang lezat.

 

5. Udang Jerbung

Udang jerbung sering disebut juga sebagai udang putih. Jenis udang ini tidak cocok diolah dengan cara dibakar, karena kulitnya tipis dan ukurannya tidak terlalu besar. Coba sajikan jenis udang ini sebagai bahan pendamping pada sajian seperti nasi goreng atau mi goreng.

 

Ingin menyiapkan sajian yang agak mewah untuk keluarga, Bu? Jenis udang seperti lobster ataupun udang galah bisa jadi pilihan untuk resep udang kesukaan keluarga. Tapi, kalau budget sedang sedikit ketat, pilih saja jenis udang yang harganya lebih terjangkau. Udang termasuk bahan makanan yang fleksibel diolah dengan berbagai cara. Setelah itu, jangan ragu pula untuk berbagi resep dan sajian buatan Ibu dengan orang lain. Saling bertukar resep juga tidak ada salahnya, lho. Semakin banyak orang yang mengetahui variasi makanan bergizi yang terjangkau dan mudah, maka peluang menghapus masalah kelaparan dan malnutrisi di dunia pun akan semakin besar. Selamat berbagi!

 

 

Sumber:

femina.co.id/kuliner/info.kuliner/kenali.jenis.udang.ini/004/002/332

vemale.com/kuliner/tips-dapur/9870-jenis-udang-dan-kegunaannya.html

whfoods.com/genpage.php?tname=foodspice&dbid=107

news.health.com/2014/12/04/calories-in-shrimp/



 
close