Tips

Tips Mengolah Beras Ketan

Beras ketan merupakan bahan yang sering digunakan dalam resep masakan Asia, termasuk Indonesia. Teksturnya yang berbeda dengan beras biasa membuat beras ketan sering dijadikan bahan tambahan guna memberikan tekstur kenyal pada hidangan. 

Contohnya saja pada sajian Nasi Gurih di mana beras biasa dicampur dengan beras ketan sehingga tekstur nasi tidak terlalu lembek. Beras ketan juga bisa ditambahkan dalam resep nasi kuning, terutama saat membuat tumpeng, agar tekstur nasi lebih pulen.

 

Tapi, beras ketan juga sering dijadikan sebagai bahan utama berbagai sajian, seperti lupis, wajik ketan, dan ketan mangga. Salah satu sajian dari beras ketan yang banyak dikenal orang adalah lemper, seperti pada resep Lemper Goreng. Untuk menggunakan beras ketan sebagai bahan utama hidangan, simak dulu beberapa hal yang perlu Ibu ketahui mengenai beras ketan berikut ini:

 

1. Pilih beras ketan berkualitas dengan bulir yang panjang dan beraroma harum. Untuk menghindari beras ketan yang dicampur dengan beras biasa, coba perhatikan warnanya. Pastikan beras ketan berwarna putih susu dan tidak transparan. Ciri itulah yang membedakan beras ketan dengan beras biasa.

 

2. Agar beras ketan lebih empuk, sebaiknya rendam terlebih dahulu dalam air selama 40 menit hingga 3 jam.

 

3. Berbeda dengan beras biasa, beras ketan tidak perlu diaron terlebih dulu. Beras ketan yang telah dicuci bersih bisa langsung dikukus. Saat setengah matang, siram beras ketan dengan santan yang telah direbus secara perlahan. Agar beras ketan lebih harum, tambahkan daun pandan pada santan yang sedang direbus. Setelah disiram santan, beras ketan terus dikukus hingga matang.

 

4. Beras ketan juga bisa dimasak dengan penanak nasi. Rasio beras ketan dengan air atau santan yang digunakan adalah 1:1. Misalnya, untuk memasak 2 cangkir beras ketan, gunakan sekitar 2 cangkir air atau santan. Setelah beras ketan matang, biarkan ketan di dalam penanak nasi selama sekitar 15-20 menit. Setelah itu, beras ketan pun siap disajikan maupun diolah lebih lanjut.

 

5. Beras ketan yang telah matang sebaiknya disimpan di tempat yang hangat seperti termos atau rice cooker. Maklum, tempat yang dingin akan membuat beras ketan menjadi keras dan kering sehingga tidak enak dinikmati.

 

6. Ketan yang sudah matang bisa disimpan paling lama hingga 2 hari. Tapi, disarankan beras ketan langsung dinikmati pada hari yang sama sejak diolah sehingga rasa dan teksturnya masih terjaga dengan baik.

 

Ingin mencoba membuat lemper goreng seperti pada resep di atas? Jangan lupa menambahkan Royco rasa Ayam pada bahan isian lempernya, ya. Dengan ketan yang lembut serta isian yang mantap rasa ayamnya, lemper goreng buatan Ibu pasti akan terasa semakin lezat.

 

 

Sumber:

lifestyle.okezone.com/read/2015/03/11/298/1116985/tips-membuat-ketan-yang-lembut

vemale.com/kuliner/tips-dapur/70069-tips-memilih-dan-memasak-ketan-agar-empuk-dan-harum.html

royco.co.id/Resep/Detail/18635/1/lemper-goreng-pedas



 
close