Artikel Terbaru

Mengenal Jenis-Jenis Tempe untuk Sajian Buka Puasa

Saat berpuasa, Ibu tentu harus semakin cermat memilih bahan makanan yang bergizi dan mengenyangkan, namun tetap praktis disiapkan. 

Nah, salah satu bahan yang bisa jadi andalan saat berpuasa adalah tempe. Tempe tidak hanya bergizi, tapi juga terjangkau dan mudah didapat. Tempe juga bisa disajikan dalam berbagai cara, mulai dari ditumis, digoreng, dikukus, bahkan disajikan dalam hidangan berkuah atau dimakan mentah dalam salad.

 

Tempe yang paling umum dikenal orang adalah tempe yang terbuat dari kacang kedelai. Tapi, ternyata ada jenis tempe lain yang tidak kalah lezat dan bergizi, lho. Berikut ini adalah beberapa jenis tempe yang bisa Ibu kreasikan untuk menu buka puasa atau sahur:

1. Tempe Kedelai

Tempe jenis ini merupakan produk dari kacang kedelai yang telah difermentasi. Tempe bisa diolah dengan banyak cara. Tapi, kalau Ibu ingin mengolahnya dengan cara selain digoreng, Ibu bisa mengukusnya terlebih dulu selama sekitar 15 menit untuk menghilangkan aroma langunya.

 

2. Tempe Gembus

Ampas dari pembuatan tahu diberi ragi dan difermentasi untuk menghasilkan tempe gambus. Jenis tempe ini memiliki tekstur empuk dengan cita rasa gurih dan aroma yang agak menyengat.

 

3. Tempe Kecipir

Kecipir pun bisa diolah menjadi tempe yang lezat. Cara pengolahannya tidak jauh berbeda dengan tempe kedelai, tapi biji kecipir harus direbus lebih lama untuk mendapatkan tekstur yang empuk.

 

4. Tempe Lamtoro

Kacang lamtoro menjadi bahan utama jenis tempe ini, menggantikan kacang kedelai. Rasa tempe ini tidak jauh berbeda dengan tempe kedelai.

 

5. Tempe Benguk

Tempe benguk merupakan sajian yang banyak ditemukan di Kulon Progo, Yogyakarta. Jenis tempe ini terbuat dari kacang koro yang berwarna kehitaman, sehingga tempe benguk pun berwarna gelap. Namun, biji benguk mengandung asam sianida yang beracun. Untuk menghilangkannya, biji benguk harus direndam dalam air bersih selama sekitar 1-2 hari.

 

Selain 5 macam tempe di atas, ada 2 jenis tempe lain yang cukup populer namun sebaiknya dihindari karena bisa menyebabkan keracunan, yaitu:

1. Tempe Bongkrek

Jenis tempe ini terbuat dari ampas kelapa yang tersisa dari proses pembuatan minyak kelapa. Tempe bongkrek dikenal mengandung racun karena mengandung bakteri yang menghasilkan toksoflavin yang beracun. Proses memasak dengan panas di atas 100°C pun tidak bisa membunuh bakteri ini. Itu sebabnya tempe yang populer di Banyumas ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi.

 

2. Tempe Bungkil

Tempe bungkil terbuat dari bungkil kacang tanah. Seperti tempe bongkrek, tempe bungkil juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi karena mengandung racun aflatoksin.

 

Jenis tempe di atas bisa jadi pilihan Ibu untuk mengkreasikan resep tempe  menjadi semakin menarik. Cara pengolahannya bisa dilakukan seperti pada artikel di laman ini. Jangan lupa untuk menambahkan Royco All in One  yang cocok digunakan untuk berbagai sajian agar menu buka puasa tempe buatan Ibu terasa semakin nikmat. Selamat mencoba!

 

 

 

Sumber:

ayahbunda.co.id/keluarga-gizi-kesehatan/mengenal-6-jenis-tempe-dan-kandungan-gizinya

food.detik.com/read/2012/07/26/130158/1975439/294/tempe-tak-selalu-dari-kedelai-ada-jenis-jenis-tempe-lain



 
close