Skip to content

Apa Yang Kamu Cari?

ubi jalar

Tips Mengolah Ubi Jalar untuk Menu Harian yang Nikmat

Sajikan kudapan manis tanpa rasa bersalah dengan olahan ubi jalar. Agar rasanya makin nikmat, perhatikan cara memilih hingga mengolahnya berikut ini!

Kata siapa makanan bergizi dan lezat itu harus mahal? Indonesia memiliki keanekaragaman pangan yang dibanderol dengan harga terjangkau. Salah satunya adalah ubi jalar, bagian dari umbi-umbian yang kaya akan beta-karoten.

Dalam 100 gram ubi jalar, terdapat 3,3 gram serat yang mana lebih tinggi dibandingkan kentang yang mengandung 2,2 gram serat. Panganan ini juga mengandung fosfor, magnesium, vitamin C, dan kolin yang sering disebut sebagai nutrisi serba guna. Kolin membantu penyerapan lemak dalam tubuh hingga mengoptimalkan fungsi otak. Tak heran jika umbi ini sering direkomendasikan untuk ibu hamil dan anak-anak.

Meski dikenal bergizi, tidak banyak yang menyukai panganan ini karena cenderung hambar. Tentu ini sulit diterima di lidah anak-anak. Tenang, kita bisa menyiasatinya dengan pengolahan yang tepat, dari cara memilih ubi jalar hingga penyajiannya.

Yuk, kita buktikan bahwa makan sehat bisa dibuat nikmat!

1. Pemilihan

Ada aneka jenis ubi jalar yang bisa dipilih, mulai dari ubi jalar ungu, ubi jalar putih, hingga ubi asal Cilembu yang populer. Masing-masing punya rasa yang khas. Tapi sebelum membeli, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Pilih ubi jalar yang masih bertekstur keras atau tidak lembek. Pastikan ubi tidak mengeluarkan aroma menyengat. Selain itu, ukuran ubi dapat memengaruhi rasa. Ukuran yang terlalu besar cenderung terasa lebih hambar. Maka sebaiknya pilih ubi ukuran sedang yaitu segenggaman tangan.

Hindari ubi yang masih bergetah karena dapat membuat rasanya lebih hambar, bahkan pahit. Getah biasanya terdapat pada ubi yang masih muda. Namun, jangan pula memilih ubi yang terlalu tua karena teksturnya akan sangat keras. Untuk ubi yang berusia tua biasanya ditandai dengan daging yang berserabut.

2. Membersihkan ubi jalar

Langkah selanjutnya yang tak boleh disepelekan adalah proses pembersihan. Jika terlanjur membeli ubi jalar yang bergetah, pastikan untuk membersihkannya dengan menyeluruh. Caranya, potong kedua ujung ubi, gosok perlahan ujungnya untuk membersihkan getah dan cuci di bawah air mengalir.

Jika kamu berencana memanggang ubi beserta kulitnya, jangan lupa untuk membersihkan bagian kulit dengan hati-hati. Sebaiknya, kita bersihkan ubi yang masih berselimut kulit menggunakan sikat gigi baru.

3. Penyimpanan

Tak hanya proses memilih, penyimpanan ubi jalar juga harus diperhatikan agar tahan lama. Segera keluarkan ubi dari plastik setelah membelinya. Jika tidak langsung dikonsumsi, lap bersih permukaan ubi dengan kain. Letakkan ubi di wadah bersih dengan posisi sejajar agar tidak mudah bertunas. Munculnya tunas menandakan ubi sudah kurang layak dikonsumsi. Kemudian, simpan di tempat yang sejuk dan tidak lembap. Jauhkan ubi dengan makanan yang punya bau menyengat seperti terasi atau kencur.

4. Pengolahan

Beragam cara pengolahan bisa dicoba untuk ubi, seperti mengukus, merebus, dan memanggang. Dari ketiganya, proses pengukusan yang paling direkomendasikan karena nutrisi tidak banyak berkurang. Berdasarkan penelitian Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 2012 kandungan serat pada ubi Cilembu yang dikukus adalah sebesar 18,77% sementara yang digoreng hanya sebesar 8,9%.

Adapun kandungan proteinnya, ubi Cilembu yang dikukus tersisa sebesar 3,17% sementara yang digoreng atau dijadikan keripik, hanya 1,99% saja. Namun, tenang saja, dikukus tanpa tambahan rempah pun, ubi Cilembu sudah bisa disantap dengan nikmat.

5. Penyajian

Olahan ubi seringnya disajikan sebagai dessert atau camilan. Mulai dari brownies, bakpau, kue talam, keripik, hingga kolak. Sajikan semangkuk kue talam ungu dengan teh tawar hangat di sore hari. Kudapan ini bisa disantap oleh seluruh anggota keluarga, dari anak-anak hingga dewasa. Bukan hanya nikmat, camilan ini cukup mengenyangkan hingga waktu makan malam tiba.

Selain camilan, kamu bisa sajikan ubi jalar sebagai menu utama. Misalkan saja ubi Cilembu kukus yang disajikan sebagai sarapan penuh energi. Masih untuk sarapan, kamu juga bisa sajikan ubi ungu kukus bertabur parutan kelapa muda bersanding dengan teh manis hangat. Untuk makan siang, kamu bisa sajikan ubi jalar yang dimasak kari yang kaya rempah, sehat sekaligus mengenyangkan.

Punya segudang manfaat dan pilihan menu untuk diolah, ubi jalar bisa masuk ke dalam daftar belanjaan bulananmu. Selamat berkreasi!