Skip to content

Apa Yang Kamu Cari?

makaroni panggang

3 Cara Membuat Makaroni Panggang Tanpa Oven

Ingin menghadirkan makaroni panggang untuk sajian spesial tapi terhalang ketiadaan oven? Berikut beberapa cara untuk membuat makaroni panggang tanpa oven!

Apakah salad sayur sesungguhnya cocok sebagai menu sarapan, makan siang, atau makan malam? Pertanyaan ini tidak jarang menjadikan kita berpikir bahwasanya semangkuk salad sayur tidaklah mengenyangkan. Lantas, salad sayur berakhir berakhir “hanya” sebagai menu camilan ataupun menu khusus diet.

Tahukah bahwa salad sayur adalah pilihan tepat sebagai menu harian? Sejumlah literatur membahas manfaat mengonsumsi salad sayur sehari-hari. Penelitian dari UCLA School of Public Health 2010 menunjukkan bahwa rutin makan salad sayur bisa meningkatkan kadar vitamin C, E, zat besi, dan asam folat dalam tubuh yang berfungsi sebagai nutrisi penunjang sistem kekebalan.

Cara membuat salad sayur dengan komposisi seimbang

Pemilihan bahan dalam mengolah salad menjadi hal yang harus diperhatikan. Penyajian salad yang salah hanya akan membuat sajian ini menjadi tinggi kalori dan tak lagi sehat. Dianjurkan semangkuk salad sayur berisikan sayuran hijau, merah, kuning, dilengkapi dengan kacang-kacangan dan biji-bijian. Protein hewani, protein nabati, buah, dan karbohidrat kompleks bisa juga dimasukkan sebagai campuran bahan salad sayur.

Agar keseimbangan tetap terjaga, berikut cara membuat salad sayur yang harus kamu perhatikan:

1. Perbanyak sayur hijau

Sayuran hijau, tentunya, memiliki porsi paling besar dalam semangkuk salad sayur. Sebagai bahan dasar utama, idealnya terdapat sayur hijau berdaun dan sayur hijau bunga. Sayuran hijau berdaun dapat dikonsumsi mentah seperti selada, romaine lettuce, arugula, daun ketumbar, atau kol. Untuk ini, pastikan mencuci bersih sayuran dengan air mengalir. Kemudian, sobek atau iris memanjang untuk memudahkan saat dikonsumsi.

Sedangkan sayuran hijau bunga biasanya sayuran yang dikukus atau direbus seperti brokoli dan kembang kol. Agar nutrisi sayuran tidak hilang, didihkan air di panci kemudian masukkan sayuran hijau selama 1 menit, angkat dan tiriskan.

Selain itu, kamu bisa menambah porsi sayuran berwarna lainnya seperti paprika, tomat, lobak merah, bit merah, dan wortel. Ketiga tipe sayuran ini bisa diiris memanjang maupun dadu dalam penyajiannya.

2. Pilihan protein

Protein dalam salad sayur berfungsi untuk memperpanjang rasa kenyang serta menunjang kesehatan tulang dan massa otot tubuh. Ada dua jenis protein yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan. Pertama adalah protein hewani seperti telur, ikan tuna, ikan salmon, udang, fillet dada ayam, maupun daging sapi. Untuk menjaga nutrisi dan kalori, sebaiknya protein hewani ini diolah dengan cara kukus, tumis, dan panggang. Lalu, pilih daging ayam dari bagian dada tanpa kulit dan daging sapi has dalam yang minim lemak. Salah satu contoh sajian salad yang apik dipadukan dengan protein hewani bisa kamu lihat di resep daging salad mangga.

Selanjutnya ada protein nabati seperti tahu, tempe, edamame, jamur, dan lainnya. Tidak berbeda dengan protein hewani, sangat disarankan untuk mengolah protein nabati dengan cara dikukus, ditumis, atau dipanggang. Proses masak yang lebih sehat ini bisa mempertahankan kandungan nutrisi dalam protein nabati.

3. Pilihan dressing

Poin ini tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan. Alih-alih lezat dan menyehatkan, salad sayur tak lagi menyehatkan karena salah memilih dressing. Dressing yang tepat bukan hanya membuat salad menjadi lezat, melainkan juga menjadikannya semakin bergizi.

Dressing rumahan yang bisa kamu coba adalah campuran minyak zaitun, air perasan lemon, cuka apel, yogurt tanpa rasa, dan bawang putih bubuk. Dressing lain yang bisa dicoba adalah campuran cuka beras, madu, minyak wijen, jahe parut, wijen sangrai, dan bawang putih bubuk. Ataupun sebuah dressing yang sederhana dari campuran minyak zaitun, air perasan lemon, dan madu.

Untuk memaksimalkan nutrisi dalam semangkuk salad sayur, kamu bisa tambahkan bahan yang memiliki lemak baik seperti alpukat, kacang mede, dan kacang almond. Karbohidrat kompleks pun masih bisa kamu masukkan untuk melengkapi salad sayur. Selain menambah rasa manis pada salad, karbohidrat kompleks juga memberikan rasa kenyang. Pilihan karbohidrat ini antara lain adalah ubi ungu, kentang, quinoa, hingga labu.

Sudah siap mencobanya di rumah? Selain sedap dipandang, bukan tidak mungkin semangkuk salad sayur berwarna-warni menjadi menu favoritmu mulai besok!