Skip to content
Apa Yang Kamu Cari?
Macam-macam sayur

Macam-macam Sayur yang Baik untuk Tumbuh Kembang Anak

Sempurnakan sajian sehat di rumah dengan macam-macam sayur yang baik untuk tumbuh kembang anak. Dibuat tumisan hingga popsicle es krim, sayuran berikut bisa jadi ide menarik!

Melihat anak tumbuh dengan sehat menjadi kebahagiaan yang tak terkira untuk para ibu. Mendukung tumbuh kembangnya memang tugas yang tak boleh disepelekan. Salah satu jalannya adalah dengan menyajikan makanan sehat di rumah, seperti macam-macam sayur, buah, daging, dan susu.

Tak jarang, membiasakan makan sayuran pada anak-anak jadi tantangan tersendiri. Rasa sayur yang cenderung hambar tidak disukai anak kecil. Padahal, serat dan vitaminnya dapat mencegah kondisi stunting pada anak. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, angka stunting di Indonesia masih berada di angka 30,7%..

Kebutuhan serat pada anak bergantung usianya. Menurut Angka Kecukupan Gizi yang ditetapkan oleh Kemenkes RI, anak berusia 4-6 tahun membutuhkan 22 gram serat per hari. Sedangkan anak berusia 7-9 tahun membutuhkan 26 gram serat per hari.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, setidaknya ada lima macam sayur yang baik dikonsumsi oleh anak usia 4-9 tahun. Berikut adalah superfood yang bisa ibu sajikan di rumah.

1. Bayam

Masih ingat bagaimana bayam jadi makanan sumber energi di serial kartun Popeye? Sayuran berwarna hijau ini memang kaya nutrisi yang baik dikonsumsi si kecil, mulai dari asam folat, zat besi, hingga vitamin A, E, C, dan K.

Kandungan kalsium pada bayam sangat baik untuk pertumbuhan tulang anak-anak. Begitupun dengan vitamin C yang baik untuk sistem pencernaannya dan vitamin A yang mendukung kesehatan matanya. Kabar baiknya, bayam sangat mudah ditemukan dan tersedia sepanjang tahun. Jadi, tidak usah menunggu musim panen.

Agar si kecil suka menyantap bayam, kita bisa menyajikan pilihan menu yang menarik. Tak hanya dibuat sayur bening, bayam juga bisa diolah menjadi bakwan hingga bayam udang kukus. Rasanya tak kalah lezat dari daging-dagingan kok!

2. Kacang Hijau

Selain bayam, kacang hijau juga jadi superfood yang banyak direkomendasikan baik untuk ibu hamil dan anak-anak. Tentu rekomendasi tersebut bukan tanpa alasan. Kacang hijau mengandung kalsium, zat besi, fosfor, vitamin A, B, K, C dan E yang dapat mengoptimalkan pertumbuhan si kecil.

Asam folat pada kacang hijau juga membantu mengoptimalkan kecerdasan anak, terutama daya ingatnya. Tak hanya itu, kacang hijau juga memiliki kandungan flavonoid yang memiliki peran besar dalam menjaga daya tahan tubuh sehingga si kecil tidak mudah sakit.

Menu kacang hijau apa yang bisa kita sajikan? Olahan paling umum adalah bubur kacang hijau. Namun, kita juga bisa berkreasi dengan membuat popsicle es krim yang lebih disukai anak-anak.

3. Moringa (Daun Kelor)

Moringa atau daun kelor termasuk sayuran yang sedang naik pamornya belakangan ini. Padahal, sayuran hijau ini sudah dikenal sejak lama di Indonesia. Popularitasnya naik karena kandungan nutrisinya yang kaya.

Menurut Food Agriculture Organization of the United Nations (FAO), daun kelor mengandung protein, vitamin A, B, C, dan beragam mineral. Sayuran hijau ini juga memiliki antibiotik alami. WHO (World Health Organization) menganjurkan anak-anak untuk mengonsumsi daun kelor untuk menjaga kekebalan tubuh. Mengonsumsi daun kelor juga dapat mencegah terjadinya gizi buruk.

Menu yang paling mudah dibuat adalah sayur bening daun kelor. Tapi, agar anak-anak lebih tertarik, kita berkreasi membuat telor dadar daun kelor atau bakwan daun kelor. Racik dengan sayuran lain yang berwarna terang seperti wortel dan tomat, agar anak lebih antusias..

4. Wortel

Tak hanya mudah didapatkan, sayuran berwarna oranye ini juga masuk ke dalam daftar macam-macam sayur yang punya banyak manfaat untuk tumbuh kembang anak. Wortel kaya akan vitamin A, B, K, D, zat besi, kalsium, dan ragam mineral seperti potassium dan magnesium.

Kandungan vitamin A sangat baik untuk kesehatan mata. Apalagi, anak-anak zaman sekarang tidak bisa lepas dari gadget. Menyajikan olahan wortel secara rutin di meja makan menjadi salah satu cara sederhana untuk mencegah mata rabun jauh pada anak. Vitamin B6 juga membantu proses penguraian makanan menjadi energi sehingga si kecil dapat beraktivitas dengan riang.

Wortel sangat fleksibel diolah menjadi ragam menu, mulai dari tumisan, kukusan, sop, hingga gorengan. Tinggal sesuaikan dengan selera si kecil. Semakin menarik tampilannya, anak-anak makin tertarik.

5. Kale

Alternatif sayuran lainnya yang baik untuk pertumbuhan si kecil adalah kale. Sayuran yang mirip selada ini memiliki zat antioksidan dan ragam nutrisi, seperti vitamin A dan C, kalsium, dan serat yang tinggi.

Tak hanya untuk anak-anak, kale dianjurkan untuk dikonsumsi ibu hamil. Kandungan asam folatnya menyempurnakan pertumbuhan janin sehingga mencegah bayi lahir cacat. Kalsium pada kale juga lebih banyak daripada susu. Jika dalam satu gram susu sapi hanya terdapat terdapat 1,13 mg kalsium, sedangkan dalam satu gram kale terdapat 1,35 mg kalsium.

Karena kekayaan nutrisinya, kale disebut-sebut sebagai ratunya sayuran. Tak hanya dibuat tumisan, kale juga bisa kita buat sebagai keripik. Ini menjadi ide camilan sehat untuk anak- anak di sore hari.

Demikian macam-macam sayur yang dapat mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Variasikan menu sayuran di rumah dengan bentuk dan warna yang menarik, agar anak-anak semangat memakannya. Selamat memasak!